" Dunia ini umpama lautan yg luas. Kita adalah kapal yg belayar dilautan telah ramai kapal karam didalamnya.. andai muatan kita adalahiman, dan layarnya takwa, nescaya kita akan selamat dari tersesat dilautan hidup ini "

Sunday, January 2, 2011

Adakah Kiamat Sudah Dekat...????

Pertanyaan di atas patut kita renungkan bersama mengingat banyak terjadi fenomena alam maupun fenomena sosial tentang tanda-tanda kiamat yang terdapat dalam hadits Rasulullah saw. Fenomena alam dengan berbagai bencana yang ada, baik itu murni kehendak Allah ataupun yang disebabkan oleh tangan manusia, menunjukan bahwa alam ini sudah berusia semakin tua. Adapun fenomena sosial, saat ini sudah banyak tanda-tanda sebagaimana diprediksi oleh baginda Rasulullah saw dalam haditsnya. Tulisan berikut ini akan memaparkan beberapa hadits Nabi saw tentang tanda-tanda kiamat, dan sedikit mengupas tentang dugaan seseorang bernama Sai Baba sebagai Dajjal akhir zaman sebagaimana ditulis oleh Abu Fatiah dalam bukunya “Dajjal sudah muncul dari Khurasan.

Berikut ini beberapa dalil tentang tanda-tanda akhir zaman. Hadits Rasulullah yang berbunyi :”Sesungguhnya diantara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat itu ada tiga, salah satunya ialah akan dituntutnya ilmu dari al-Ashogir (orang-orang kecil)”. Orang kecil maksudnya adalah orang yang berkata menurut pendapatnya sendiri saja (tanpa mengacu pada Kitabullah dan sunnah Rasulullah).

Hadits Rasulullah yang berbunyi:”Pada angkatan belakangan umatku, akan ada para lelaki yang naik pelana kuda yang menyerupai pelana kuda, lantas turun di pintu-pintu masjid. Wanita-wanita mereka berpakaian tapi telanjang, rambut kepala mereka bagaikan kelasa unta yang tinggi. Laknatlah mereka, karena mereka adalah wanita-wanita terlaknat. Kalau di belakang (sesudahmu) mu nanti masih ada umat-umat lain, niscaya wanita-wanita kamu akan melayani wanita-wanita mereka, sebagimana dahulu kamu dilayani oleh wanita-wanita sebelum kamu. 

Hadist di atas bukan sekedar kabar biasa, ia merupakan peringatan Rasulullah agar para suami tidak mudah memberikan izin kepada istri mereka untuk keluar rumah untuk sebuah kepentingan yang sepele. Juga merupakan peringatan agar mereka menjauhi tradisi jahiliah yang membebaskan wanita untuk berbaur dengan laki-laki

Hadits Rasulullah yang berbunyi:”Ada tiga perkara yang apabila terjadi, maka tidak bermanfaat iman seseorang yang belum beriman sebelum itu atau belum mengusahakan kebaikan dalam imannya, yaitu terbitnya matahari dari arah barat, (munculnya) Dajjal, dan keluarnya binatang (binatang melata yang bisa bicara) dari dalam bumi”. Terbitnya matahari dari arah barat, ada yang mentakwilkan dengan ungkapan, bahwa di akhir zaman nanti seluruh manusia akan berkiblat ke Barat (Eropa dan Amerika), dan itu merupakan pujian terhadap kemajuan budaya dan tingkat kehidupan bangsa Barat. Tapi menurut Abu Fatiah, pendapat ini lemah. Ada lagi yang memaknai Terbitnya matahari dari arah Barat dengan menghubungkannya dengan ilmu alam dimana suatu saat nanti bumi ini tidak lagi berputar sebagaimana biasanya namun ia akan berbalik arah, hingga matahari akan tampak terbit dari Barat. Pendapat ini juga kurang berdasar karena logikanya ketika bumi tidak berputar seperti biasa maka kehidupan ini akan hancur karena semua yang ada diatas bumi berantakan, bagaimana mungkin akan diketahui arah terbit matahari. Pada saat terjadinya peristiwa terbitnya matahari dari arah barat, manusia masih tetap seperti sedia kala. Kaum muslimin masih melaksanakan ibadah dan mereka masih hidup untuk beberapa waktu lamanya.

Nabi saw dalam kesempatan lain menceritakan bahwa salah satu tanda dekatnya kiamat adalah banyaknya fitnah besar yang menyebabkan tercampurnya antara hak dan batil. Di saat itu iman manusia mudah tergoncang. Bahkan karena beratnya fitnah yang dihadapi manusia, ada di antara mereka yang di waktu pagi dalam keadaan beriman, di sore hari telah menjadi kufur. Di waktu sore mereka dalam keadaan beriman, dan ketika masuk pagi hari mereka telah menjadi kufur.

Salah satu tanda akhir zaman yang akhir-akhir ini cukup menyedot perhatian adalah kehadiran seorang bernama Sai Baba, dia lahir dan tinggal di Desa Nilayam Puthaparti, wilayah timur Khurasan, tepatnya India Selatan. Benarkah dia Dajjal sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah saw dalam haditsnya? Ada dua hadits yang menyebutkan hal ini; pertama, hadits yang diriwayatkan dari Abu Bakar as-Shiddiq, ia berkata: Rasulullah saw bersabda kepada kami, Dajjal akan keluar dari bumi ini dibagian timur bernama Khurasan (Jamiu at Tirmidzi). Kedua, sabda Rasulullah saw, Ketahuilah, bahwa dia berada di laut Syam atau laut Yaman. Oh tidak, bahkan ia akan datang dari arah timur. Apa itu dari arah timur… dan Beliau berisyarat dengan tangannya menunjuk ke arah timur (Shahih Muslim).

Hal yang cukup mengejutkan, sudah ribuan muslimin yang terjebak pada fitnah lelaki yang tertuduh sebagai Dajjal ini. Dan sudah lebih dari puluhan juta manusia dari berbagai suku bangsa dan agama yang masuk dalam tipu dayanya. Laki-laki ini bagai medan magnet raksasa yang mampu menyedot perhatian seluruh manusia dari berbagai negara. Mereka datang untuk memohon berkah dan karamah darinya. Dan lebih parah lagi, mereka yang datang menemuinya semakin yakin bahwa tokoh tersebut adalah Tuhan yang dijanjikan muncul di akhir zaman. Dialah Begawan Shri Satya Sai Baba Sang Avatar, seorang lelaki kribo yang tinggal di wilayah timur Khurasan, tepatnya India Selatan. Desa Nilayam Putthaparti. Laki-laki itu memiliki kemampuan menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang lumpuh dan buta, bahkan mampu menurunkan hujan dan mengeluarkan tepung dari tangannya. Ia juga mampu berjalan melintasi belahan bumi dalam sekejap, menciptakan patung emas, merubah besi menjadi emas, dan banyak lagi berbagai fitnah yang ditunjukkan oleh Sai Baba kepada ribuan orang – bahkan – jutaan yang datang dari berbagai suku bangsa dan agama. Maka sudah saatnya bagi setiap muslim untuk mengetahui masalah ini, agar dirinya tidak menjadi korban berikutnya dari fitnah Sai Baba ini.

Beberapa korelasi dan keserupaan antara Sai Baba sang Avatar dan sifat-sifat Dajjal yang disebutkan oleh Rasulullah saw; Dajjal memiliki kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat, dan kecepatannya seperti badai atau secepat awan yang ditiup angin kencang, Sai Baba memiliki kemampuan berjalan menjelajahi bumi dalam perhitungan kejapan mata. Dajjal memiliki banyak pengikut bahkan di akhir zaman nanti banyak manusia yang berangan-angan untuk berjumpa dengan Dajjal, Sai Baba memiliki pengikut yang jumlahnya puluhan juta manusia. Dajjal mampu menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit, Sai Baba memiliki kemampuan menghidupkan orang mati dan menyembuhkan para penderita kanker. Dajjal bisa menurunkan hujan, Sai Baba juga mampu menurunkan hujan dan mendatangkan air untuk penduduk Prasanti Nilayam. Dajjal bisa berpindah raga dan tempat, dari satu bentuk ke bentuk lainnya, Sai Baba bisa berpindah dari satu jasad ke jasad yang lain yang merupakan bentuk reinkarnasi dirinya. Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan, Sai Baba mengklaim bahwa dirinya adalah Tuhan penguasa alam semesta. Dajjal datang dan bersama ada gunung roti dan sungai air, Sai Baba memiliki kemampuan mengeluarkan vibhuti (tepung suci) di udara dari tangannya. Dajjal akan muncul dan mengaku sebagai Nabi, Sai Baba mengaku akan menjelma sebagai al-Masih Isa setelah tahun 2020. Dajjal akan muncul lalu mengaku sebagai orang bijak, sehingga banyak sekali orang yang tertarik untuk mengikutinya, Sai Baba mengaku sebagai orang bijak yang membawa misi kebajikan untuk jagat raya. Dajjal pimpinan orang Yahudi, Sai Baba memiliki misi menyebarkan teologi zionis.

Pada akhirnya, kita telah mengetahui betapa besarnya fitnah dan subhat yang ditimbulkan oleh Sai Baba ini. Lalu apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi fitnahnya? Bagaimana jika tuduhan bahwa Sai Baba ini kelak terbukti sebagai Dajjal yang dijanjikan, dan bagaimana jika ia hanya salah satu dari 30 Dajjal pendusta penebar subhat?

Jika benar bahwa Begawan Sai Baba adalah Dajjal yang dimaksud, maka antisipasi yang paling dini adalah hendaknya setiap muslim tidak pernah melupakan doa perlindungan dari fitnah Dajjal, juga membaca sepuluh awal dan sepuluh akhir surat al Kahfi, setidaknya pada setiap malam Jum’at. Selebihnya, jangan sekali-kali berfikir untuk mendatanginya, meski sebatas penasaran dan sekedar ingin tahu, apalagi untuk mencari solusi darinya, na’udzubillah. Sudah banyak kyai dan ulama India yang melakukan hal itu. Mereka datang untuk sekedar ingin tahu atau klarifikasi atas semua isu tersebut. Akan tetapi yang terjadi justru sebaliknya, tiba-tiba saja mereka takluk dan mengakui kebenaran ajaran yang dibawa oleh Sai Baba. Umat Islam di Nilayam Putthaparti yang dibangunkan masjid oleh Sai Baba-pun tak kuasa untuk tidak mengakui kebenaran dan kebesarannya, bahkan mereka berani memberikan pujian bahwa Sai Baba lah yang membuat keimanan mereka bertambah dan pengetahuan mereka tentang Islam dan Alquran menjadi lebih baik.

Wednesday, December 29, 2010

Cinta Kerana Allah

Maksudnya ialah kita mesti melakukan sesuatu perkara itu seperti menolong seseorang rakan hanya ikhlas kerana Allah dan untuk mendapatkan keredhaanNya walaupun ianya melanggar kehendak kita sendiri. Sabda Rasullullah SAW: “Tiga perkara, jika terdapat di dalam diri seseorang maka dengan perkara itulah dia akan memperolehi kemanisan iman: Seseorang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih daripada selain keduanya, orang yang mencintai seseorang hanya kerana Allah dan orang yang tidak suka kembali kepada kekufuran , sebagaimana dia juga tidak suka dicampakkan ke dalam Neraka”. [HR Ahmad]

Larangan Mengumpat,Cemburu,Khianat Dan Dengki

Persahabatan di antara Muslim adalah berlandaskan amanah dan kepercayaan. Seorang Muslim tidak boleh mengkhianati atau mengumpat rakannya. Persahabatan Islam yang berlandaskan amanah dan saling hormat-menghormati akan merapat dan mengukuhkan lagi ikatan yang terjalin. Manakala persahabatan cara Barat hanya akan mengakibatkan kegelisahan dan kecurigaan kerana seseorang itu akan sentiasa risau sama ada dia akan di khianati oleh sahabatnya ataupun sebaliknya. 

Firman Allah SWT: “ Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing(mengumpat) sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." [TMQ Al Hujaraat(49): 12]

Islam juga melarang perasaan dengki dan khianat di antara rakan-rakan.
Diriwayatkan daripada Anas bin Malik r.a katanya: Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kamu saling benci membenci, dengki mendengki dan sindir menyindir. Jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Haram seseorang Muslim berkelahi dengan saudaranya lebih dari tiga hari lamanya.” [HR Bukhari & Muslim]

Tuesday, December 28, 2010

Menyembunyikan Keaiban Rakan

Adalah amat penting bagi kita menyembunyikan keaiban dan kesilapan rakan-rakan kita. Ini tidak bererti bahawa kita tidak mempedulikan mereka tetapi wajiblah kita memberikan nasihat yang baik di antara satu sama lain. Namun, jangan pula kita memaparkan kesilapan atau keburukan mereka kepada orang ramai. Ini akan memalukan mereka dan menyedihkan hati mereka. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesiapa yang merungkaikan dari seorang mukmin satu kesusahan daripada kesusahan-kesusahan dunia niscaya Allah akan melepaskan daripadanya satu kesusahan dari kesusahan-kesusahan di hari kiamat. Siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya Allah akan memudahkannya di dunia dan nanti di akhirat. Siapa yang menutup aib seorang muslim niscaya Allah akan menutup aibnya di dunia dan kelak di akhirat. Dan Allah sentiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu menolong saudaranya.” [HR Muslim

Menghargai Saat Kehidupan Remaja

Sementara umur masih remaja, amatlah penting untuk seorang remaja Islam menurut segala ajaran Islam dengan mendalami pengetahuan Islam mereka dan menyampaikannya kepada rakan yang lain. Saat remaja tidak akan kekal selama-lamanya, maka dengan itu, sudah tentu remaja Islam tidak sepatutnya leka dan perlu menggunakan peluang seumur hidup sekali ini untuk menegakkan kalimah Allah sebelum peluang itu hilang selama-lamanya. Remaja Islam masa kini hendaklah menelusuri teladan para remaja Islam di zaman Rasululllah SAW yang telah meninggalkan jejak langkah kejayaan dalam menegakkan syiar Deen Allah. Marilah kita mengingatkan kembali pesanan Rasulullah SAW dalam sabda baginda : " Rebutlah lima perkara sebelum datangnya lima perkara. Pertama : masa sihat sebelum sakit. Kedua : masa kaya sebelum datangnya masa sempit (miskin). Ketiga : masa lapang sebelum tiba masa sibuk. Keempat masa mudamu sebelum datang masa tua dan kelima masa hidup sebelum tiba mati." [HR al-Hakim dan al-Baihaqi]

Leburlah Dosa dengan Taubat yang Tulus

Setiap hamba pasti pernah terjerumus dalam dosa bahkan juga dosa besar. Mungkin ada yang sudah terjerumus dalam kelamnya zina, pembunuhan dan minum minuman keras (khomr). Tentu saja dosa ini bukan dibiarkan begitu saja tanpa disesali. Dosa tersebut tentu saja patut ditaubati dengan taubat yang tulus.



Sebuah hadits yang patut jadi renungan, Anas bin Malik menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta'ala berfirman,

قَالَ اللَّهُ يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِى وَرَجَوْتَنِى غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيكَ وَلاَ أُبَالِى يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِى غَفَرْتُ لَكَ وَلاَ أُبَالِى يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِى بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقِيتَنِى لاَ تُشْرِكُ بِى شَيْئًا لأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً

”Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau menyeru dan mengharap pada-Ku, maka pasti Aku ampuni dosa-dosamu tanpa Aku pedulikan. Wahai anak Adam, seandainya dosamu membumbung tinggi hingga ke langit, tentu akan Aku ampuni, tanpa Aku pedulikan. Wahai anak Adam, seandainya seandainya engkau mendatangi-Ku dengan dosa sepenuh bumi dalam keadaan tidak berbuat syirik sedikit pun pada-Ku, tentu Aku akan mendatangi-Mu dengan ampunan sepenuh bumi pula.” (HR. Tirmidzi no. 3540. Abu Isa mengatakan bahwa hadits ini ghorib. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Jika Bertaubat, Setiap Dosa Akan Diampuni

Hadits di atas menunjukkan bahwa Allah benar-benar Maha Pengampun. Setiap dosa –baik dosa kecil, dosa besar, dosa syirik bahkan dosa kekufuran- bisa diampuni selama seseorang bertaubat sebelum datangnya kematian. Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

“Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zumar: 53).

Ibnu Katsir mengatakan, ”Ayat yang mulia ini berisi seruan kepada setiap orang yang berbuat maksiat baik kekafiran dan lainnya untuk segera bertaubat kepada Allah. Ayat ini mengabarkan bahwa Allah akan mengampuni seluruh dosa bagi siapa yang ingin bertaubat dari dosa-dosa tersebut, walaupun dosa tersebut amat banyak, bagai buih di lautan. ”[1]

Ayat ini menunjukkan bahwa Allah akan mengampuni setiap dosa walaupun itu dosa kekufuran, kesyirikan, dan dosa besar (seperti zina, membunuh dan minum minuman keras). Sebagaimana Ibnu Katsir mengatakan, ”Berbagai hadits menunjukkan bahwa Allah mengampuni setiap dosa (termasuk pula kesyirikan) jika seseorang bertaubat. Janganlah seseorang berputus asa dari rahmat Allah walaupun begitu banyak dosa yang ia lakukan karena pintu taubat dan rahmat Allah begitu luas.”[2]

Jati Diri Dan Keperibadian Remaja Islam Kini Semakin Hilang

Natijah dari kehilangan Islam sebagai sebuah Sistem Pemerintahan yang diterapkan keatas umat manusia pada hari ini, semakin ketara terlihat didalam seluruh aspek kehidupan. Kepincangan sistem sosial yang tidak berlandaskan Islam didalam kehidupan masyarakat dapat dirasai samada kita hidup di negara-negara yang dipimpin oleh penguasa Islam mahupun bukan Islam. Sudah tentunya, tiada yang lebih menyedihkan apabila kita terpaksa menyaksikan bagaimana hinanya anak-anak remaja kita dibesarkan didalam sistem Sekular Kapitalis yang penuh dengan kekufuran, malahan lebih buruk apabila sebahagian dari mereka seperti telah kehilangan nilai-nilai keperibadian Islam, tidak kurang juga yang terpesong pegangan akidahnya.

Apabila kita mengkaji apakah punca keruntuhan akhlak dan nilai-nilai keperibadian Islam para remaja masa kini, satu fakta ringkas namun mengerikan telah ditemui iaitu – pengaruh rakan sebaya disekeliling mereka. Oleh yang demikian, peranan remaja dalam memilih rakan-rakan mereka adalah amat penting dalam memastikan pemeliharaan syakhsiah dan jati diri keperibadian Islam. Persahabatan yang dijalin dengan rakan-rakan yang sentiasa menjaga keimanan dan ketaqwaan mereka terhadap Allah SWT adalah prasyarat terbaik dalam memastikan para remaja akan tetap berpegang teguh dengan paksi ajaran Islam dan seterusnya sentiasa diredhai Allah SWT.

Walaupun kebanyakkan daripada kita, sebagai umat Islam akan sentiasa berikhtiar untuk mengekalkan dan memelihara identiti keperibadian Islam didalam keluarga masing-masing, namun kadangkala kita terlepas pandang tentang pergaulan anak remaja diluar rumah malah tatkala mereka menghadap skrin komputer untuk melayari internet. Islam telah menyediakan satu pakej lengkap bagi setiap penganutnya untuk dijadikan sebagai panduan dalam melayari kehidupan bagi menempa kejayaan didunia dan akhirat. Para remaja mestilah sentiasa terikat dengan hukum syarak dalam segala aspek kehidupan termasuklah dalam memilih rakan-rakan mereka.